Negara Bagian Malaysia Menghentikan Aktivitas Perjudian

Negara Bagian Malaysia Menghentikan Aktivitas Perjudian

Kedah menutup bentuk perjudian mulai 1 Januari

Outlet perjudian dan tiket lotre yang berbasis di Kedah tidak lagi diizinkan untuk beroperasi di negara bagian tersebut, mulai 1 Januari.

Pemerintah negara bagian barat laut Malaysia telah mengatakan sebelumnya akan berhenti mengeluarkan pembaruan izin perjudian mulai awal tahun.

Menteri Besar Kedah, Datuk Seri Muhammad Sanusi Md Nor mengatakan pemerintah Kedah telah menginstruksikan otoritas lokal (PBT) untuk mengawasi gerai di negara bagian tersebut dan memastikan mereka tidak melanggar keputusan tersebut dengan terus menawarkan perjudian uang sungguhan.

“Petugas penegak hukum dari pemerintah daerah telah diinstruksikan untuk memeriksa semua outlet perjudian dan tiket lotere di Kedah untuk memastikan tidak ada yang beroperasi hari ini,” ungkapnya.

“Semua lisensi mereka telah berakhir pada 31 Desember 2022 (kemarin), dan kami tidak akan memperpanjangnya.”

Setelah diselidiki, semua gerai permainan dan tiket lotre di Alor Star ditutup, dan sebuah pemberitahuan dipasang di pintu depan tempat tersebut. Gerai nomor togel 4D Sports Toto Jalan Sultanah Badlishah membuat salah satu pemberitahuan tersebut.

Tempat tersebut memasang pemberitahuan penutupan yang memberi tahu pelanggan bahwa sesuai dengan arahan negara, itu akan menghentikan operasi mulai 1 Januari. Pelanggan juga menerima permintaan maaf melalui pesan atas ketidaknyamanan ini, dan informasi kontak outlet disediakan. Seorang manajer outlet mengkonfirmasi keputusan pemerintah negara bagian untuk menutup semua aktivitas taruhan dan perjudian di negara bagian tersebut.

Pada 14 November tahun lalu, Muhammad Sanusi mengungkapkan bahwa pemerintah negara bagian tidak akan lagi menyetujui lisensi game baru atau mengeluarkan pembaruan lisensi apa pun setelah izin game berakhir pada 31 Desember.

Hal ini dilaporkan dalam upaya untuk memastikan negara akan bebas dari kegiatan yang dapat mengakibatkan degradasi sosial di masa depan. Keputusan tersebut dilaporkan tidak memiliki ikatan ras, politik, atau agama.

Sanusi juga mengumumkan bahwa pemerintah Kedah bermaksud membatasi penjualan dan distribusi minuman beralkohol di negara bagian tersebut. Ini sebagian besar akan berlaku untuk tempat-tempat dengan permintaan pasar rendah, seperti Bernama.

Author: Richard Williams